Posts

Teologi Makan

Image
Mungkin agak telat kita bahas hal ini, tapi nyatanya tidak ada yang telat selama kita hidup. Tidak ada kata telat untuk belajar. Tidak ada kata telat untuk berpetualang. Tidak ada kata telat untuk bertaubat. Tidak ada kata telat untuk menikah (eh...). Tidak, tidak ada yang telat selama kita hidup. Telat itu jika sudah mati. Jija sudah mati, kita telat untuk bertaubat. Jika sudah mati, tak ada lagi belajar. Jadi untuk yang bilang sudah telat, maaf Anda sudah mati, dan saya tidak berbicara kepada yang mati. Marilah kita hidup.

Sudah 30 hari kita puasa, kita bahkan sudah mengklaim menang. Tapi benarkah sudah menang diri kita? Ataukah kemenangan itu hanyalah sebuah takhayul yang kita ciptakan sendiri demi sebuah perayaan? Sudah 30 hari kita menahan kebutuhan perut kita, tapi apakah kita berhasil menahan lidah kita selama 30 hari? Di sanalah mengapa Rasulullah mengatakan puasa kita lebih banyak menahan lapar dan haus saja, karena kita hanya menahan lapar perut, bukan lapar lidah.

Lapar li…

Hikayat Tarawih Terakhir

Image
Gegap gempita malam itu saat mobil-mobil di jalan tol Senayan-Cawang saling beradu klakson. Satu kelompok marah karena terlambat pulang kampung karena macet, yang lainnya marah karena terlambat pulang. Berbagai cacian dan umpatan tumpah berhambur di atas aspal. Beda di kampung, gempita malam itu karena anak-anak mulai pamer kembang apinya, mulai dari petasan rasa lokal, hingga peluncur logam alkali yang mehasilkan warna-warni di langit buatan Tiongkok. Bukan hanya kembang api yang keluar malam itu, tetua yang tidurnya terganggu pun ikut keluar. Cacian dan umpatan mengguyur tanah becek berwarna merah. Beda dari tanah lapang itu, di pusat perbelanjaan yang pengap oleh Nyonya-Nyonya pembeli dan para pedagang, gempita malam itu karena tawar menawar yang tak kunjung usai. Satu pihak tidak rela barangnya ditawar hingga sepuluh ribu, pihak yang lain tidak rela membayar lima puluh ribu. Demi harga, akhirnya cacian dan makian meluber di atas keramik warna jingga kekuningan.

Sementara itu, di …

Classical Conditioning dan Peran Media dalam Penanaman Nilai

Image
Pernah kan memanggil kucing dengan sebutan 'pus' lalu dia menghampiri kita? Atau ada anjing kita panggil 'doggie' lalu dia datang. Sebenarnya, bukan hewan itu tahu namanya 'pus' atau 'doggie'. Lalu mengapa mereka datang? Kebetulan? Bukan juga.

Pada 1901, Ivan Petrovich Pavlov (bisa ditebak ya dia orang mana), mengawali serangkaian kajian bertema classical conditioning, yaitu sebuah pembelajaran di mana respon lama dipicu oleh stimulus baru. Dalam eksperimennya ini, Pavlov berulang-ulang menderingkan bel saat memberikan makanan pada anjing-anjing yang lapar. Seekor anjing yang lapar secara ilmiah akan berliur ketika diberi makanan, inilah yang akan kita sebut sebagai unconditioned reflex. Eksperimen Pavlov ini memperlihatkan bahwa setelah sekian kali memberikan makanan disertai dering bel, anjing-anjing itu akan berliur ketika bel dideringkan. Artinya, sebuah refleks yang terkondisikan telah terbangun di mana learned stimulus (dering bel) kini dapat mem…

Review Buku Abrahamic Faith

Image
Judul buku : Abrahamic Faith
Penulis : Dr. Jerald F. Dirks
Penerbit : Serambi

Ketegangan-ketegangan antar agama yang begitu intens membuat sesama penganut agama samawi melupakan kesamaan-kesamaan yang ada antar agama samawi dan lebih mempersoalkan perbedaan yang ada pada tiap agama. Buku yang ditulis oleh Dr. Jerald F. Dirks ini merupakan buku yang ditulis guna mempresentasikan unsur-unsur pemersatu antara tiga agama samawi, yaitu Islam, Kristen, dan Yahudi. Sehingga, buku ini seakan-akan menjadi penengah yang dapat mendamaikan api-api yang mulai membara akibat peseteruan antar agama.

Buku ini terdiri atas delapan bab yang berkutat pada perkenalan dari penulis, perbandingan ajaran kebaikan tiap agama samawi, serta beberapa kesalahan pemikiran para penganut kristen yang disebut kristen modern atau konservatif. Secara singkat, saya paparkan di bawah ini delapan bab tersebut:
Bab 1 : Seorang Muslim Berjubah "kristen yang Tak Lazim"
Bab 2 : Melacak Ibrahim: Kesamaan dan Perbedaa…

Stop Islamophobia!!!

Image
“Muslim fundamentalism is at least as dangerous as Communism once was. Please do not underestimate this risk…at the conclusion of this age it is a serious threat, because it represents terrorism, religious fanaticism and exploitation of social and economic justice.” [A TV interview reported by Inter Press Service 18 February 1995]
Fundamentalisme Islam setidaknya sama berbahayanya dengan komunisme tempo dulu. Mohon jangan meremehkan resiko ini… Sebagai kesimpulan pada masa ini, fundamentalisme Islam adalah sebuah ancaman serius, karena merepresentasikan terorisme, fanatik keberagamaan, dan pengeksploitasian keadilan sosial dan ekonomi. (Sebuah wawancara TV yang direportasekan oleh Inter Press Service, 18 Pebruari 1995)
Itu adalah ucapan Willi Claes, mantan Sekjen Nato yang merefleksikan kekhawatiran (baca: ketakutan) Barat terhadap Islam dan kaum Muslim. Jauh-jauh hari sebelum peristiwa 911 (peruntuhan gedung WTC pada 2001) Willi Claes telah menyamakan kaum Muslim yang berp…

Khalid Misy’al : “Arab Berubah, Kami Tak Terkejut Jadi Sasaran Pembunuhan, Al-Qur’an Mengabarkan Itu”

Image
Hari Senin (19/11/2012), seorang pemilik akun twitter @kaisar_el_remaatau bernama lengkap Rois Rahma Fathoni menterjemahkan isi lengkap pidato Kepala Biro Politik Hamas, Khalid Misy’al yang sedang konferensi pers di Universitas Kairo, Mesir. Selanjutnya, ia mengirim ulang dalam bentuk kultwit lengkap isi pernyataan pria yang menjadi incaran agen Zionis, Mossad tersebut.
Dalam banyak pernyataannya, Khalid menunjukkan sikap rakyat Gaza dan Palestina yang tetap memiliki semangat tinggi untuk mempertahankan kota suci yang pernah disinggahi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alahi Wassalam itu.
Ia juga mengatakan tidak terlaku kaget jika Israel (dengan dukungan Barat) terus memburu dan membunuh rakyat Gaza, karena dia meyakini al-Qur’an telah mengabarkan tentang masalah ini. Karenanya ia dan para pemuda Palestina dan Gaza tak akan berhenti berjihad mempertahankan kota suci milik kaum Muslim sedunia itu.
“Kita tidak memiliki alat perang yang cukup. Tapi kami punya keinginan.”
Khalid juga …

Wawancara tentang Freemason bersama Jerry D Gray

Image
Israel berupaya keras mendapat pengakuan internasional sebagai sebuah negara. Mereka dengan dukungan Yahudi internasional menggunakan segala cara untuk mendekati tokoh-tokoh politik di negeri-negeri Islam. Mereka menggambarkan Israel semanis mungkin agar wajah bengisnya tertutupi. Wajar bila kemudian banyak politikus tertipu. Sebenarnya seperti apa gerakan Israel dan kaitannya dengan lembaga-lembaga internasional, berikut wawancara wartawan Media Umat Joko Prasetyo dengan Jerry D Gray, mantan teknisi Angkatan Udara Amerika yang kini rajin menulis buku.
Tanggapan Anda terhadap tokoh nasional yang mengikuti HUT Israel di Singapura? Hahaha… tidak lucu itu. Indonesia tidak punya hubungan diplomatik dengan Israel. Siapa yang mau ikut HUT Israel di Singapura? Orang itu tidak punya nasionalisme sama sekali sama Indonesia. Kalau dia punya KTP Muslim, Muslim apa itu?
Semua orang Indonesia yang berangkat ke sana Muslim, seperti Ferry Mursidan Baldan, Kadin, dan lainnya. Untuk saya prib…